Seputarperak.com- Rapat koordinasi (Rakor) Operasi Mantap Praja dalam rangka persiapan pengamanan Pemilihan Walikota Surabaya digelar di Ruang Rupatama Sanika Satyawada Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa pagi, 8 September 2020.
Kegiatan ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si, MH dan turut dihadiri Wakapolres Kompol Anggi Saputra, SH, S.I.K, MH.
Baca juga: Personil Polsek Krembangan Bagikan Masker Kepada Pengendara di Jalan Gresik
Saat itu para pejabat utama (PJU) Polres juga turut hadir, termasuk Kabag Ops Kompol M Machmoed.
Sejumlah tamu undangan dari instansi samping juga turut hadir. Diantaranya Ketua KPU Kota Surabaya Bapak Nur Syamsi, Ketua Bawaslu Surabaay Bapak Agil Akbar, Dandim Surabaya Utara Letkol Sriyono, Kasdim Surabaya Timur, Para Danramil jajaran wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Para Kapolsek jajaran, para Babinsa seluruh wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung perak, Para Camat, para PPK masing-masing kecamatan dan para Panwascam wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Dalam kegiatan ini Kapolres menyampaikan agar semua pihak yang hadir bisa saling bekerja sama dan saling memberikan masukan terkait pengamanan pelaksanaan Pilwali dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Baca juga: Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi di Kampus IAI Al Qolam Malang
Juga disampaikan bahwa untuk saat ini ada 2 bakal calon yang akan meramaikan Pilwali Kota Surabaya. Namun, belum ditetapkan oleh KPU dan tentu masih berpotensi memicu kerawanan, sehingga perlu untuk dimonitor.
Diterangkan Kapolres, dengan adanya Rakor ini diharapkan pelaksanaan Operasi Mantap Praja bisa berjalan lancar, untuk mengamankan Pilwali Surabaya.
Baca juga: Kepala Staf Kepresidenan RI Apresiasi Kinerja Forkopimda Kabupaten Sampang Dalam Penanganan Covid-19
“Tentunya Polri tidak bisa berjalan sendiri untuk mengamankan Pilkada Kota Surabaya. Perlu dukungan dan bantuan instansi samping. Baik dari TNI, Pemkot Surabaya, Bawaslu, KPU dan semua pihak terkait,” ujarnya.
Perihal mekanisme Pilkada, akan dilakukan rapid tes terhadap para petugas di lapangan. Termasuk cek suhu badan untuk para pemilih yang hendak masuk ke bilik TPS. (hum)
Editor : Redaksi