Seputarperak.com- Sudah jadi tradisi bagi masyarakat Madura yang merantau, untuk kembali ke kampung halamannya guna merayakan Idul Adha bersama keluarga besar. Hal inilah yang membuat lalu lintas di sekitar Jembatan Suromadu menjadi padat.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, khususkan tindak kriminalitas terkait kegiatan mudik warga Madura ini, personil Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak diterjunkan untuk melakukan pengamanan (PAM).
Baca juga: Polsek Semampir Kawal Home Care Vaksin di Pasar Pegirian
Sejak Selasa pagi, 21 Agustus 2018, puluhan personil yang dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Sunarto, SH, nampak sibuk melakukan PAM. Khususnya di jalur arah Surabaya menuju Madura.
Peningkatan volume kendaraan hari ini memang cukup terlihat. Baik kendaraan roda dua maupun mobil pribadi.
Menurut Syafii (53) salah seorang warga asal Madura yang sudah menetap sekitar lima tahun di Surabaya, kegiatan mudik Idul Adha ini memang sudah menjadi tradisi turun temurun di keluarganya.
Baca juga: Personil Polsek Asemrowo Amankan Kebaktian Rutin Minggu Pagi
“Saudara-saudara saya semuanya merantau. Kebanyakan di Surabaya. Tapi, kalau Idul Adha kami selalu ketemu dan berkumpul di Madura,” kata Syafii.
Pria asal Soccah, Kabupaten Bangkalan, Madura ini mengaku, bagi warga asli Madura, kesempatan mudik dilakukan saat Idul Adha, bukan Idul Fitri seperti yang dilakukan orang-orang pada umumnya.
“Tanggal 22 besok kan sudah Idul Adha. Jadi, hari ini saya berangkat, biar pagi nanti bisa sholat Idul Adha di Madura,” ungkapnya.
Baca juga: Polsek Semampir Gelar Pengamanan Vaksinasi di Wonokusumo
Sementara, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Didik Sugiarto, saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan arus mudik ini sejak beberapa hari sebelumnya.
“Tapi, memang baru H-1 ini jumlah personil diperbanyak, karena saat inilah puncak arus mudiknya,” kata Didik. (hum)
Editor : Redaksi