Seputrperak.com- Ketenanganan warga Morokrembangan, Kamis, 30 Agustus 2018 mendadak terusik oleh kasus penemuan mayat yang mengambang di sungai tempat itu. Belakangan diketahui, mayat tersebut adalah warga setempat.
Jasad mengambang itu dikenali sebagai Soemitro (56), yang sehari-harinya tinggal di Lasem RT 16 RW 05 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan.
Soemitro awalnya pamit meninggalkan rumah untuk buang air besar di sungai, sekitar pukul 20.30. Namun hingga lebih dari satu jam, pria kelahiran Blitar, Jawa Timur tersebut belum juga kembali.
Saat itu pihak keluarga berpikir, Soemitro mungkin mampir di warung untuk jajan atau sekedar nongkrong. Sampai kemudian, sekitar pukul 22.00, warga yang berada di tepian sungai mendadak geger. Mereka ribut setelah melihat ada sesosok mayat ditemukan dalam kondisi mengambang dengan posisi tubuh bagian bawah tanpa celana.
Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Krembangan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang tidak berapa lama telah tiba di lokasi bersama dengan ambulance.
Saat itu, jasad Semitro sempat dievakuasi ke rumah sakit, yang rencananya akan divisum. Namun pihak keluarga menolak dan akhirnya jasad Soemitro dibawa pulang kembali untuk dimakamkan.
Berdasarkan keterangan para saksi, termasuk pihak keluarga, Soemitro kemungkinan meninggal mendadak karena sakit.
“Tidak ada bekas penganiayaan. Oleh sebab itu kami menduga meninggalnya karena sakit,” terang Kapolsek Krembangan, Kompol Esti Setija Oetami, SH. (hum)
Editor : Redaksi