Surabaya – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama kelompok tani di wilayah pesisir Surabaya. Pada Rabu (24/6/2026), panen jagung pipil atau jagung jawa berhasil dilaksanakan di lahan ketahanan pangan yang berada di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Soni, S.H., Kanit Intelkam AKP Dwi Raharjo, Kanit Lantas Ipda Heri TC, Kanit Binmas Ipda Tonny Ariesandy, anggota Polsek Kenjeran dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Surabaya Enies, serta lima orang anggota Kelompok Tani Nandur Makmur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran bersama anggota kepolisian dan kelompok tani di lokasi lahan jagung. Selanjutnya, sekitar pukul 09.15 WIB, Kapolsek Kenjeran bersama Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin proses panen jagung pipil di lahan seluas 400 meter persegi.
Panen yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut menghasilkan sebanyak 815 kilogram jagung pipil. Hasil panen diperoleh dari penggunaan benih jagung sebanyak 2 kilogram. Seluruh hasil panen kemudian langsung dipasarkan kepada masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan lokal.
Kapolsek Kenjeran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Diketahui, lahan milik Pemerintah Kota Surabaya yang dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak memiliki luas mencapai satu hektare. Sistem penanaman jagung dilakukan secara bergantian agar memudahkan petani dalam mengelola lahan, memantau pertumbuhan tanaman, hingga mendistribusikan hasil panen kepada masyarakat.
Untuk mengantisipasi serangan hama seperti ulat dan tikus, para petani bersama penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran juga aktif berkoordinasi dengan PPL Pertanian Kota Surabaya. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hasil panen yang diperoleh lebih maksimal dan berkualitas.
Editor : Humas Polres